Berikut Pola Pembiayaan Tempat tinggal Dengan KPR Syariah

Beberapa orang pilih KPR Syariah dibandingkan KPR konvensional. Beberapa faktanya salah satunya seperti berikut:

  • Sebab memakai prinsip jual-beli syariah atau murabahah, proses transaksi bukan berbentuk transaksi uang seperti di KPR Konvensional, tapi berbentuk barang hingga nilai angsuran telah dipastikan dari pertama serta tidak ada bunga.
  • Tidak tergantung pada suku bunga Bank Indonesia sebab tidak ada bunga yang ditanggung.
  • Dengan angsuran masih, customer dapat lakukan rencana keuangan lebih murah dan gampang.
  • Prinsip syariah yang dipakai membuat credit berjalan tanpa ada penalti atau denda; baik waktu tidak membayar angsuran pas waktu atau waktu customer ingin melunasi pembayaran diawalnya.
  • Sebab memakai prinsip syariah, kriteria yang dipenuhi lebih gampang, hingga proses mengajukan bertambah cepat.
  • Nilai uang muka KPR Syariah lebih mudah, yakni 10% dari harga rumah atau apartemen.

KPR yang ditawarkan oleh bank syariah biasnaya disebutkan KPR iB atau Credit Kepemilikan Rumah Islamic Banking. Berlainan dari KPR konvensional yang memakai prinsip peminjaman uang, KPR iB memakai ide transaksi jual-beli dalam pembiayaan rumah. Prinsip jual-beli itu dituangkan berbentuk berlainan.

Baca juga : Rumah KPR Murah di Tangerang

Bentuk akad pertama yakni murabahah (jual-beli) yang disebut bentuk akad paling simpel, idenya sama dengan aplikasi skema bunga flat pada credit konvensional. Margin yang diputuskan umumnya disetujui sampai waktu cicilan usai. Makin rendah margin, makin pendek tenornya.

Bentuk akad ke-2 ialah IMBT. Akad IMBT berpedoman prinsip kontrak sewa-hibah. Besaran angsuran adalah harga rumah ditambah lagi ujrah (margin sewa). Akad IMBT memberi tenor yang lebih panjang hingga besar angsuran lebih rendah (bergantung besarnya uang muka sewa dan harga rumah).

Bentuk akad ke-3 ialah MMQ yang mempunyai faktor sewa-menywa juga. Berlainan dengan akad IMBT, rumah yang dibeli dengan akad MMQ adalah rumah punya bersama dengan sampai waktu cicilan usai. Besaran ujrah lebih fleksibel serta periode pembiayaan juga dapat lebih panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *